Inilah 8 Cara Untuk Mencegah Demam Berdarah

Cara Untuk Mencegah Demam Berdarah – Demam berdarah termasuk penyakit endemik yang sering terjadi di Indonesia. Dimana jenis penyakit yang disebabkan oleh virus ini masih menjadi salah satu penyakit berbahaya yang memerlukan penanganan dengan tepat.

Untuk itu, sangat penting bagi kita melakukan berbagai cara untuk mencegah demam berdarah, khususnya ketika di musim hujan, dimana perkembangbiakkan virus ini akan semakin meningkat.

Cara Untuk Mencegah Demam Berdarah

Kenali Penyebab Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti yang sering berkembang di dekat pemukiman, utamanya ketika hujan.

Dimana virus ini akan masuk ke aliran darah manusia melalui gigitan nyamuk. Biasanya nyamuk pembawa virus dengue ini menggigit di pagi hari sampai sore menjelang petang.

Nyamuk Aedes AegyptiPenularan virus dengue terjadi jika seseorang yang terinfeksi digigit oleh nyamuk perantara. Virus dari orang yang terinfeksi tersebut akan dibawah oleh nyamuk, dan menginfeksi orang lain yang digigit nyamuk tersebut. Virus dengue hanya menular melalui nyamuk dan tidak dari orang ke orang.

Ciri-ciri nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus dengue yaitu memiliki tubuh yang berwarna hitam kelam dengan belang-belang putih, dapat terbang hingga 100 meter dari tempatnya menetas, serta senang berkeliaran di tempat gelap dan kotor meskipun menyukai genangan air bersih untuk bertelur.

Sebenarnya yang menyebarkan virus ketika mengisap darah manusia adalah nyamuk betina, sebagai sumber nutrisi untuk telur-telurnya. Ukuran betina juga lebih besar daripada jantan. Telur nyamuk Aedes Aegypti memiliki warna hitam dan dapat menetas menjadi nyamuk setelah 2 hari berada di air bersih.

Waspadai Gejala Awal Demam Derdarah

Kebanyakan orang tidak akan mengalami tanda setelah digigit nyamuk yang terinfeksi. Tetapi setelah 4-10 hari, biasanya gejala baru akan muncul. Berikut gejala demam berdarah yang paling sering terjadi :

  • Sakit kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Tubuh terasa lemas.
  • Terasa sakit di bola mata.
  • Demam tinggi hingga 41O
  • Nyeri otot, tulang dan sendi.
  • Ruam kemerahan pada kulit.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.

Jika tidak segera diatasi, demam berdarah dapat menyebabkan kerusakan dan kebocoran pada pembuluh darah dan menurunkan kadar trombosit atau sel keping darah. Kondisi ini berbahaya, karena dapat mengakibatkan kematian.

Karena itu, agar terhindar dari penyakit demam berdarah. Sangat penting bagi kita untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut. Karena seperti pepatah “Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati”.

Cara Untuk Mencegah Demam Berdarah Yang Mudah Dilakukan

Menjaga kebersihan rumah merupakan cara sederhana untuk mencegah nyamuk Aedes Aegypti bersarang di rumah. Libatkan semua penghuni rumah dalam menjaga kebersihan di dalam dan sekitar rumah, serta jadikan bagian dari kebiasaan.

Berikut beberapa cara mudah untuk mencegah demam bedarah sebelum terlanjur menyerang anggota keluarga :

  1. Bersihkan area sekitar rumah dari genangan air

Genangan air merupakan tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti. Karena itu, selalu periksa tempat dan berbagai benda yang berpotensi menjadi tempat air menggenang, seperti bak mandi, kolam, pot bunga, dan lainnya.

Bersihkan bak mandi lebih sering setidaknya satu minggu sekali. Anda juga dapat menaburkan bubuk abate untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk serta menutup bak mandi ketika tidak digunakan.

  1. Tanam tanaman yang tidak disukai nyamuk

Menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk merupakan cara alami mencegah demam berdarah. Beberapa tanaman yang mudah ditanam dan tidak disukai nyamuk yaitu sereh, lavender, geranium, rosemary. Selain mencegah nyamuk, tanaman ini juga dapat mempercantuk rumah Anda.

  1. Mendaur ulang barang bekas

Jangan biarkan barang-barang tidak terpakai menumpuk di dalam rumah. Mendaur ulang barang yang tidak terpakai dapat menekan perkembangbiakan nyamuk, sehingga nyamuk tidak dapat berkembangbiak.

  1. Pastikan sirkulasi udara berjalan dengan baik

Nyamuk Aedes Aegypti sangat menyukai lingkungan yang lembab, dingin dan gelap untuk berkembang biak. Karena itu, memastikan sirkulasi udara dalam ruangan berjalan dengan baik dan mendapatkan pencahayaan yang cukup dapat membantu Anda terhindar dari gigitan nyamuk ini.

  1. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama

Sesekali perhatikan gantungan baju Anda. Baju kotor yang menumpuk dapat menjadi tempat favorit bagi nyamuk untuk hinggap. Hal ini dikarenakan nyamuk menyukai aroma tubuh manusia.

Jika Anda memang harus menyimpan kembali baju yang telah dipakai, letakkan baju pada tempat yang bersih dan tertutup.

  1. Memelihara ikan

Secara biologis, perkembangbiakan nyamuk dapat ditekan dengan memiliki ikan sebagai predator untuk nyamuk dan jentik nyamuk di dalam atau sekitar lingkungan rumah.

  1. Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu

Ketika Anda hendak bepergian, jangan lupa gunakan lotion anti nyamuk khususnya pada bagian tubuh yang tidak tertutup pakaian. Selain itu, Anda juga harus menggunakan kelambu ketika tidur agar terhindar dari gigitan nyamuk dan mencegah demam berdarah.

  1. Gunakan Kasa

Untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah, Anda dapat memasang kasa atau kawat nyamuk pada jendela dan lubang ventilasi. Gunakan kasa dengan lubang harus agar lebih efektif. Anda juga dapat menambahkan pintu kasa pada pintu rumah.

Cukup mudah bukan melakukan pencegahan demam berdarah ini ? Yuk, mulai dari sekarang selalu jaga kebersihan lingkungan di sekitar Anda agar terhindar dari penyakit.

Demikianlah informasi kami seputar Cara Untuk Mencegah Demam Berdarah yang bisa disampaikan. Semoga dengan adanya informasi in, dapat membantu Anda dan orang terdekat Anda agar terhindar dari penyakit demam berdarah.

**Terimakasih Telah Berkunjung dan Salam Sehat**

By post :

www.demamberdarah.azkacolection.net

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *